Pimpinan UBB Tinjau Lahan Hibah 2,7 Hektar untuk Pengembangan FKIK UBB
Universitas Bangka Belitung (UBB) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat pengembangan pendidikan kesehatan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Pada Sabtu, 2 Mei 2026, jajaran pimpinan UBB bersama pimpinan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UBB melakukan peninjauan langsung ke lahan hibah seluas 2,7 hektar yang berada di samping RSUD Dr. (H.C.) Ir. Soekarno.
Kegiatan peninjauan tersebut dipimpin langsung oleh Rektor Prof. Dr. Ibrahim, M.Si. dan turut dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum UBB Dr. Henny Helmi, M.Si., Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Sistem Informasi, dan Kerja Sama Dr. Hamsani, S.E., M.Sc., Dekan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Dr. Ir. Ismed Inonu, M.Si., Ketua SPI Elyas Kustiawan, S.Si., M.Si., Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama Hesty, S.Si., M.Pd., Kepala Biro Perencanaan, Keuangan, Kepegawaian, dan Umum UBB Erry Gusnawan, S.E., M.M. beserta jajaran pimpinan dan tim terkait di lingkungan UBB.

Peninjauan lapangan ini menjadi langkah strategis dalam memastikan kesiapan pengembangan kawasan pendidikan kesehatan terpadu UBB, khususnya untuk mendukung penguatan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan serta penyelenggaraan Program Studi Pendidikan Profesi Dokter di masa mendatang.
Lahan hibah seluas 2,7 hektar tersebut memiliki posisi yang sangat strategis karena berada bersebelahan dengan RSUD Dr. (H.C.) Ir. Soekarno yang direncanakan menjadi rumah sakit pendidikan bagi FKIK UBB. Keberadaan lahan ini diharapkan mampu mendukung pengembangan sarana dan prasarana pendidikan kesehatan yang modern, terintegrasi, dan berorientasi pada peningkatan mutu layanan pendidikan maupun kesehatan di Bangka Belitung.
Dalam kegiatan tersebut, rombongan meninjau langsung kondisi lahan, aksesibilitas kawasan, potensi pengembangan gedung pendidikan, hingga kesiapan lingkungan sekitar untuk mendukung aktivitas akademik dan pelayanan kesehatan. Peninjauan ini juga menjadi bagian dari upaya sinkronisasi antara kebutuhan akademik FKIK UBB dengan pengembangan rumah sakit pendidikan sebagai pusat pembelajaran klinik mahasiswa kedokteran.

Setelah melakukan peninjauan lapangan, kegiatan dilanjutkan dengan rapat koordinasi di gedung yang nantinya direncanakan menjadi lokasi Program Studi Pendidikan Profesi Dokter FKIK UBB di rumah sakit pendidikan tersebut. Dalam rapat tersebut, jajaran pimpinan universitas dan fakultas membahas berbagai langkah percepatan pengembangan, kesiapan fasilitas, dukungan administrasi, serta strategi implementasi pendidikan profesi dokter.
Rapat juga membahas pelaksanaan pendidikan profesi dokter FKIK UBB, termasuk kesiapan penerimaan mahasiswa profesi dokter atau co-assistant (coas). FKIK UBB menargetkan pelaksanaan coas kedokteran angkatan pertama akan dimulai pada Februari 2027. Target ini menjadi tonggak penting dalam sejarah pengembangan pendidikan kedokteran di Universitas Bangka Belitung.

Kegiatan peninjauan dan rapat koordinasi tersebut mencerminkan keseriusan Universitas Bangka Belitung dalam membangun ekosistem pendidikan kesehatan yang terintegrasi dan berkelanjutan. Melalui pengembangan lahan hibah dan rumah sakit pendidikan, UBB terus melangkah maju untuk menghadirkan pendidikan kedokteran yang berkualitas serta mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.