Kunjungan Studi Tiru Ke Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya
20 Apr 2026 75
Dalam rangka meningkatkan mutu penyelenggaraan Pendidikan Profesi Dokter, Program Studi Pendidikan Profesi Dokter Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Bangka Belitung (FKIK UBB) melaksanakan kunjungan studi tiru ke Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya (FK UNSRI) pada tanggal 16 dan 17 April 2026.
Kegiatan ini diikuti oleh jajaran pimpinan FK Unsri, dosen koordinator, dan tim pengelola program studi profesi dokter FKIK UBB. Studi tiru difokuskan pada pengelolaan pembelajaran klinik bagi dokter muda (coass), meliputi sistem rotasi stase, metode pembelajaran dan penilaian di wahana RS Pendidikan, pembimbingan oleh dokter pendidik klinis, serta penjaminan mutu dan monitoring-evaluasi kegiatan kepaniteraan klinik.
Melalui diskusi dan observasi langsung, tim FKIK UBB mempelajari best practice yang telah diterapkan FK UNSRI sebagai salah satu fakultas kedokteran senior di Sumatera. Beberapa aspek yang menjadi perhatian khusus antara lain: penyusunan logbook dan portofolio coass berbasis kompetensi, integrasi sistem informasi akademik dengan RS Pendidikan, strategi peningkatan patient safety dalam pembelajaran, dan pengelolaan jejaring wahana pendidikan.
Kegiatan ditutup dengan penandatanganan surat kerjasama dan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen untuk terus bersinergi memajukan pendidikan kedokteran di Indonesia.
Kegiatan ini diikuti oleh jajaran pimpinan FK Unsri, dosen koordinator, dan tim pengelola program studi profesi dokter FKIK UBB. Studi tiru difokuskan pada pengelolaan pembelajaran klinik bagi dokter muda (coass), meliputi sistem rotasi stase, metode pembelajaran dan penilaian di wahana RS Pendidikan, pembimbingan oleh dokter pendidik klinis, serta penjaminan mutu dan monitoring-evaluasi kegiatan kepaniteraan klinik.
Melalui diskusi dan observasi langsung, tim FKIK UBB mempelajari best practice yang telah diterapkan FK UNSRI sebagai salah satu fakultas kedokteran senior di Sumatera. Beberapa aspek yang menjadi perhatian khusus antara lain: penyusunan logbook dan portofolio coass berbasis kompetensi, integrasi sistem informasi akademik dengan RS Pendidikan, strategi peningkatan patient safety dalam pembelajaran, dan pengelolaan jejaring wahana pendidikan.
Kegiatan ditutup dengan penandatanganan surat kerjasama dan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen untuk terus bersinergi memajukan pendidikan kedokteran di Indonesia.