Hari Kesaktian Pancasila 2026, FKIK UBB Teguhkan Komitmen terhadap Persatuan dan Kemanusiaan

01 Okt 2026 118
Hari Kesaktian Pancasila 2026, FKIK UBB Teguhkan Komitmen terhadap Persatuan dan Kemanusiaan

Sivitas akademika Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Bangka Belitung (FKIK UBB) menyampaikan ucapan Selamat Memperingati Hari Kesaktian Pancasila yang jatuh pada 1 Oktober 2026. Peringatan ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan, kebersamaan, dan gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Hari Kesaktian Pancasila mengingatkan pentingnya menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara sekaligus pedoman dalam membangun kehidupan bangsa yang harmonis di tengah keberagaman. Semangat tersebut perlu diwujudkan melalui sikap saling menghormati, menjunjung tinggi toleransi, serta memperkuat solidaritas dalam menghadapi berbagai tantangan.

Bagi FKIK UBB, nilai-nilai Pancasila juga menjadi landasan dalam melaksanakan tridarma perguruan tinggi, mulai dari penyelenggaraan pendidikan, pengembangan penelitian, hingga pengabdian kepada masyarakat. Dalam bidang kedokteran dan kesehatan, nilai kemanusiaan, keadilan, dan semangat gotong royong menjadi bagian penting dalam membentuk calon tenaga kesehatan yang profesional, berintegritas, dan memiliki kepedulian sosial.

Melalui peringatan Hari Kesaktian Pancasila, FKIK UBB mengajak seluruh sivitas akademika untuk terus menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam setiap aktivitas, baik di lingkungan kampus maupun dalam kehidupan sehari-hari. Kebersamaan dan persatuan diharapkan menjadi kekuatan untuk menghadirkan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa, khususnya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan masyarakat.

Dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika, FKIK UBB berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia yang lebih maju, sehat, dan berdaya melalui pendidikan, inovasi, serta pengabdian yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.

“Pancasila Perekat Bangsa Menuju Indonesia Raya.”

Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Universitas Bangka Belitung